berdiri disana…

oleh : gemela zuniga

tiba dimana giliran aku yang akan melaju

ibu..menahan rasa duka yang mendalam

ditempat yang lainnya, ia memiliki teman

ia berkata “sakit itu biasa, rela yang begitu luar biasa Ya Allah”

 

ia seseorang lagi..yang bernama ayah..

entah tidur..entah berkedip..dan pastilah selalu terbangun..

dinyanyikannya..digendongnya..siap setia..

air muka nya yang tak pernah berubah..

 

jika ditanya, siapa yang berharga? mungkin..aku menjawab..

wanita tua, yang nanti aku tak mau mendengarnya lagi..

lelaki kurus yang lemah, yang suatu saat aku malah membencinya..

tapi, apa yang menjadikan manusia? iya, tak satupun dari mereka lupa..

 

doanya..perkataannya..dia yang berada di belakang..

iya yang menyeka keringat..saat anaknya terpulas

yang ia harapkan..yang ia cintai..yang ia tuntun menuju surga..

menangis meminta ampun kepada-Nya..

 

atau yang tiba-tiba membelikan cokelat, boneka, mobil-mobilan..

mengajak berjamaah, menyadarkan yang belum tersadar, yang tegas..

ia..dia..yang selalu mementingkan kamu..walaupun resiko beban berat..

dan tibanya saat yang ia tunggu, memelukmu, di ujung sana, berdiri disana, saat kau mengayunkan toga itu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s