SINDIKAT HITAM TAK BERNYAWA

OLEH : GEMELA ZUNIGA

penantian menunjukkan kelat arus jam kiat berdenting

berderu angin, diluar lapis dinding berbentuk tak sama itu

masih tersedu dan terlihat deraian keguncangan hati

sedangkan lawang itu tak bisa menutupi dirinya sendiri

dibukanya lalu ditutupnya kembali, lebih erat kini

terpaku, meretakkan perasaannya yang kini kian menyendu

bunyi lalu lalang hentakan itu, semakin menggusarkan

entah berapa kali keinginannya selalu menampakkan redup terang

kali ini, dia dihadapkan dua pilihan

berat bukan kepalang, seperti kepalanya yg keras berlapis batu

ketukan bergenerasi diiringi panggilan namanya tertancap di telinga

kini hanya ada keluluhan akibat malaikat yg bersarang di benaknya

dilepaskannya gulungan ombak dan pecahan batu karang

berlapis air tanah yg mengering sebagai tikar persinggahan

satu persatu, mereka yg menghampiri kini mulai mengiyakan dan mengerti

setelah pergi, hidupkannya kembali dendam yg melingkar di sudut hati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s